Mengingatmu!!!
“ Kala pagi datang, saat aku
terbangun dalam tidurku, dengan cahayanya dia telah mampu membawaku ke dalam
dunia baru, andai semua ini hanyalah mimpi sedangkan mimpi adalah kenyataan,
aku akan memilih kehidupan dalam mimpi, hanya dengan bermimpi aku bisa melepaskan
semua beban masalah yang ada dalam kehidupan ini, waktu yang telah aku lalaui
bersamamu tak akan mudah untuk aku lupakan, kita pernah jatuh dan menangis
bersama untuk mengalami setiap masalah, kau datang padaku
dengan senyuman dan menangis dalam pelukanku, aku menyadari berapa sering kita saling
membelakangi, berjalan sendiri, dan seolah tak mengenal satu sama lain, bagiku
itu semua hanyalah mimpi manismu dan mimpi burukku, setiap aku menangis akan
ingatan yang seharusnya tak aku ingat lagi, kau datang menghampiriku lagi
dengan indahnya kau persembahkan cinta yang seharusnya bukan milikku, aku pun
pergi dengan membawa luka yang teramat dalam sehingga aku tak mampu untuk
mencintai seseorang karna dirimu yang begitu sangat aku cintai dalam hidupku,
namun itu hanyalah masa lalu yang terlintas dalam setiap kedipan hujan yang
datang setiap malam, mengingatkanku saat kau menangis sedih karna kau tak mampu
menghadapi setiap masalahmu, saat aku bahagia dengan kehidupanku yang baru,
saat aku membutuhkan cinta darimu tapi kau pergi dengan merpati yang lebih
indah di matamu, tak ingatkah engkau setiap detik yang aku punya hanya kuluangkan untukmu, setiap menit yang aku punya selalu untukmu jua, tak
pernah kau sadar akan itu semua, saat fajar menenrangi hatiku kau datang di
kala senja ingin menutup hatiku lagi, tak bisakah engkau pergi dari ingatanku, karna
aku ingin mencintai laki-laki yang telah mampu membuka hatiku lagi, selama 2
tahun ini aku menunggumu, menyayangimu, tapi semua itu leyaplah sudah, tak usah
kau datang untuk yang ketiga kalinya ke dalam pelukanku
ketika kau dalam masalah, aku hanya bias mengamatimu dari kejahuan saja,karna aku telah melapas tali yang kusut ini dalam hatiku dan merangkai
ujungnya dengan tali yang lebuh baik lagi, ku lepaskan dengan indah tangan ini
untukmu, aku harap dengan kepergian ini kau akan selalu
ingat betapa dahulu ada seorang wanita yang pernah mencintaimu melebihi rasa
cintanya pada dirinya sendiri, ingatlah satu hal dimana waktu kita pertama
bertemu, sebuah istana surga yang tak akan terlupakan, yang disaksikan di bawah
senja sore di hadapan sang lautan indah
dengan sinar senja yang begitu membuat kita terbawa
dalam kedamainannya kau kecup dengan manis bibir ini untuk yang
pertama kalinya, di dalam rumah yang penuh keramain kau
terbaring lemah dan ku menangis, itulah awalku mencintaimu, dengan pemandangan
hutan manggrove yang begitu memposona
dan danau indah di bawah gunung megah menjadi saksi terakhir kita bersama,
ingatlah semua ini wahai engkau seseorang yang telah menyadarkanku pada satu
cinta, bahwa tanpa mengenalmu dan melepasmu aku tak akan menemukan hal indah
dalam sebuah PENJARA SUCI ini, terima kasih karna engkau telah mengizinkan hati
kecil ini untuk mencintaimu lebih, harapanku kau selalu bahagia meski aku tak
bersamamu, cinta adalah kenangan manis yang
pernah kita ukir bersama saat dimana cinta membuat kita jatuh dan menangis di
umur 18th ku, cinta jagalah wanitamu jangan kau lepaskan dia seperti engkau
melepasku, karna cinta sejati itu tak akan datang untuk yang kedua kalinya,
hanya impian yang mampu membuatku terus berjalan melangkah ke depan dengan
kesendirian ini, walaupun terkadang rasanya aku tak mampu untuk berjalan dan
berdiri sendiri tanpa seseorang yang aku cintai, bukan engkau tetapi laki-laki
yang mirip denganmu hanya saja dia lebih dewasa dan lebih mengerti akan sakit
hati yang telah aku rasakan karna kehilanganmu, tentu saja tanpamu aku tak akan
belajar menjadi sosok yang tegar dan bersabar dalam menghadapi setiap ujian
ini, tawa dan senyumku hanyut dalam deraian sungai, begitulahyang ku alami,
mungkin engkau telah bahagia dengan merpati yang baru , iya kan? Setiap aku
menutup mata, aku selalu takut, kau hadir dalam mimpi-mimpiku, andai waktu itu bisa
terulang kembali, hati dan cintaku akan selalu sama seperti dulu tapi tidak
sekarang cintaku padamu hanyalah sebuah kenangan masa remajaku yang pahit dan
indah, dengan semua ini aku akan bangun dalam tidurku dan membuat mimpiku yang
baru menjadi kenyataan, dengan kehadiran seseorang ini aku lebih semangat untuk
menjalaninya, lebih takut kehilangannya tidak sama seperti aku kehilanganmu,
dia laki-laki yang mampu membuatku untuk pertama kailnya tak bisa bernafas saat
bertemu, terasa sesak, panas, itu yang aku rasakan, saat dia menatapku aku tak bisa
memalingkan tatapan matanya yang begitu indah saat menatapku yang manja ini,
banyak hal telah aku lalui bersamanya tapi tak sebanyak hal saat bersamamu, dia
laki-laki yang lebih hati-hati dengan perasaanku dan perasaannya, “urusanku
menjadi urusan kita berdua” itulah kata-katanya, ketika aku ingat dia aku tertawa
bahagia, dan di saat aku menyebut namanya tak ada yang lebih indah melaikan
senyumannya,aku sangat mengaguminya dan mencintainya tapi di kala aku merindukanmu aku hanya bisa
menangis untuk yang ke sekian kalinya. Terkadang aku merasa lelah akan lika
liku semua ini, membuatku selalu berfikir apakah ada sutu saat nanti ada laki-laki
yang mencari tulang rusuknya?mencari pasangan hidupnya yaitu Aku? Aku ingin
bersandar di bahunya di kala aku lelah akan semua beban yang telah aku rasakan
selama ini, di peluk hangat dengan kedua tangannya yang lembut, di cintai
dengan sepenuh hati, dan selalu siap hidup bersama di kala suka dan duka”.
“Just For You Bey, dengan mengenalmu
dan selalu mengingatmu, aku selalu bersyukur akan semua kehidupan baru di
Penjara Suci ini, Mungkin inilah jalan allah yang di tunjukan untuk kita
berdua, tetaplah menjadi dirimu sendiri seperti pertama aku mengenalmu, di
depan Masjid awalku mengenalmu dan di rumah sakit adalah awal aku takut kehilanganmu,
selamanya kenangan kita jangan kau lupakan, meski kita tak tahu kapan akan
berjumpa lagi tapi aku harap waktu dapat mempertemukan kita lagi dengan keadaan
yang sama seperti dulu, Thanks maybey love andi indriana”
Awalku Mengenalmu di depan masjid ini !
Untuk pertama kalinya kenangan manis itu kita ciptakan!
Untuk pertama kalinya aku takut kehilanganmu!
Jalan-jalan kita yang pertama kali dengan baju couple kita!
Tempat terakhir kita jalan-jalan menjadi saksi selamanya kita tak bertemu lagi !




